Konsisten Cetak Grandmaster Muda, JAPFA Jaring Ribuan Pecatur Junior di Daerah

 0  0
Konsisten Cetak Grandmaster Muda, JAPFA Jaring Ribuan Pecatur Junior di Daerah

JAKARTA, suarapembaharuan.com – Komitmen PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) dalam menjaring dan membina bibit-bibit pecatur junior di tanah air terus membuahkan hasil nyata. Salah satu bukti kesuksesannya adalah melejitnya prestasi Taufik Devasya Eda, pecatur muda asal Gorontalo, Indonesia Timur, yang telah dibina secara intensif sejak tahun 2018.



Taufik merupakan salah satu contoh sukses dari program berkelanjutan ini. Saat pertama kali ditemukan oleh tim JAPFA, ia hanyalah seorang anak sekolah dasar yang memiliki ketertarikan pada olahraga asah otak tersebut.


"Taufik ini kami latih dari yang awalnya belum paham catur, hingga mampu menjadi pecatur junior berprestasi seperti sekarang. Kami sudah membinanya sejak tahun 2018, mulai dari saat ia duduk di kelas 5 SD hingga kini menjelang lulus SMA. JAPFA konsisten melakukan pembinaan pecatur di berbagai daerah melalui program JAPFA for Kids," ujar Corporate Affair Director JAPFA, Rachmat Indrajaya pada Kamis (18/6/2026).



Proses seleksi yang diterapkan JAPFA terbilang sangat ketat dan bertahap melalui program khusus selama enam bulan. Langkah awal dimulai dengan menjaring siswa-siswa sekolah dasar di sekitar area operasional bisnis JAPFA yang berminat pada catur.


Setelah itu, mereka wajib mengikuti seleksi tertulis untuk menguji kemampuan dasar. Siswa yang lolos kemudian ditantang dalam sesi catur simultan melawan Tim JAPFA Chess Club.


"Anak-anak dididik secara intensif selama enam bulan. Pada setiap fase pelatihan, kami terus melakukan evaluasi dan seleksi ketat untuk menyaring siswa yang benar-benar memiliki minat tinggi serta bakat yang kuat," tambah Rachmat.



Siswa yang berhasil bertahan di tahap ini kemudian akan berkompetisi di ajang JAPFA for Kids Awards Chess Competition. Mereka yang terpilih di turnamen tersebut otomatis masuk ke fase pelatihan tingkat lanjut yang dimentori langsung oleh tim JAPFA Chess Club.


Pelatih JAPFA Chess Club, Master FIDE (FM) Surya Wahyudi, menjelaskan bahwa hasil pembinaan jangka panjang ini sudah mulai terlihat di papan rating internasional.



"Pada turnamen FIDE Rated kemarin, Taufik berhasil menambah 32 poin Elo, sehingga saat ini Elo ratingnya mencapai 1859. Ini capaian yang sangat baik untuk ukuran pecatur junior. Hingga kini, ada lebih dari 10 pecatur junior yang berada di bawah binaan langsung JAPFA Chess Club. Sebagian besar sudah menjadi atlet daerah yang tangguh, seperti Taufik di Gorontalo, Vellin di Lampung, dan Darrel di Jawa Tengah," jelas Surya.


Pada tahun ini, JAPFA kembali membuka seleksi baru untuk menjaring talenta muda. Antusiasme terlihat sangat besar dengan keterlibatan sekitar 1.600 siswa yang mengikuti ujian tertulis di tahap awal. Namun, hanya 117 anak yang berhasil menembus babak seleksi simultan untuk kemudian memperebutkan tiket pelatihan intensif selama enam bulan ke depan.


"Harapan kami, setiap tahunnya JAPFA bisa menjaring 3 hingga 5 bibit pecatur muda potensial. Mereka akan kami bina secara total agar bisa menjadi pecatur profesional masa depan, menyusul jejak Taufik, Vellin, Darrel, Shaina, serta Bunga yang Elo ratingnya kini terus merangkak naik," tutur Surya.


Kategori : News


Editor      : AHS

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
Redaksi Kami berkomitmen memberikan pelayanan informasi yang cepat dan tepat